Jingga menemani senja
Adakah
yang se-ikhlas itu?
Selalu
hadir tanpa kesah
Menyambut
matahari kembali ke peraduannya
Dari
titik ini aku memandang
Bersama
senja
Kejora
hadir menyapa
Bersama
seuntai senyum bahagia
Menyapa
penduduk bumi yang sedang tertidur lelap
Tetapi
aku terbangun
Aku
menikmati rembulan
Bersama
malam
Haru
menyambut matahari
Berlapis
kesejukan di hati
Tak
ingin ku bergegas pergi
Hingga
esok dan esok lagi
Ingin
tetap disini
Bersama
pagi
Hujan
pun tak pernah enggan
Memberikan
raganya untuk tanah ini
Hingga
darinya, kehidupan tak ada kata henti
Menghidupi setiap makhluk bumi
Semangatku
membara
Menatap
hamparan alam raya
Seperti
petani tua
Yang
tak putus asa
Menunggu padi merunduk dengan ikhlasnya
Hilir mudik mereka
Dengan bekal apa adanya
Tanpa meminta belas kasihan dari siapa
Ikhlas, kerja keras
Demi keluarga dicinta
Sederhana
Yang
membuatnya sangat bermakna
Bagi
siapa saja yang singgah disana
Tak
mudah lupa akan pesonanya
Tiba
pada suatu masa
Ketika
aku harus beranjak dari
tanah ini
Bagiku
Seperti
merangkai kata tanpa makna
Melukis
pelangi tanpa warna
Menggoreskan
mimpi tanpa asa
Aku
yakin
Cinta-Nya untuk Negeri ini tanpa jeda
Tak
berhenti sampai disisni
Hingga
aku menyadari
Aku mulai terhanyut dalam bisikan angin
Terlelap dalam hangat mentari
Menyatu bersama nyanyian alam
Indonesia-ku
0 komentar:
Post a Comment